Warning: sprintf(): Too few arguments in /home/u7096914/public_html/wp-content/plugins/wp-user-avatar/includes/class-wp-user-avatar-functions.php on line 668
Cancel Preloader

Begini Kondisi Umat Islam Pada Masa Kolonial Belanda

 Begini Kondisi Umat Islam Pada Masa Kolonial Belanda

Kondisi Umat Islam

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Dosen Tetap Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Alauddin Makassar, Sitti Aisyah dalam tulisannya berjudul “Dinamika Umat Islam Indonesia Pada Masa Kolonial Belanda” melihat bahwa hubungan umat Islam dengan Belanda selalu bersebarangan.

Hal ini dikarenakan Umat Islam selalu menentang keberadaan penjajah Belanda. Ada sejumlah fakta sejarah, menunjukkan bagaimana hubungan Umat Islam dan Bangsa Belanda yang selalu tidak harmonis. Meskipun saat itu kelompok pribumi dari kaum bangsawan mengekor Belanda.

“Aneka perlawanan terhadap pemeritah Belanda seperti Perang Paderi (1821-1827), Perang Diponegoro (1825-1830), dan Perang Aceh (1873-1903) sudah dapat membuktikan bahwa keduanya selalu berselisih,” kata Aisyah.

Menurutnya hal itu terjadi karena Belanda datang untuk menjajah dan menguras kekayaan Nusantara. Sejak awal Bangsa Barat datang untuk mencari dan menguasai sumber rempah-rempah.

“Ini tentu mengganggu stabilitas bangsa Melayu sebagai pedagang. Apalagi Bangsa Belanda datang untuk memonopoli perdagangan melalui VOC. Tentu ini tidak dapat diterima oleh bangsa pribumi,” jelasnya.

Selain itu, Belanda juga selalu mencampuri urusan keagamaan umat Islam, meskipun di sisi lain pemerintah Kolonial Belanda memberikan kebebasan beragama. Namun kolonial Belanda kerap menganggap bahwa Umat Islam yang berangkat haji memiliki potensi untuk memberontak sehingga mereka selalu dimata-matai.

“Akhirnya perang pun terjadi karena Umat Islam tidak bisa menerima perlakuan Bangsa Belanda. Bahkan ulama pun ikut berperang melawan Belanda,” ujar Aisyah.

Setelah itu, lanjut dia, gerak-gerik ulama pun diperhatikan oleh Bangsa Belanda. Bahkan ulama menganggap bahwa bangsa pribumi yang berlindung di bawah kekuasaan Belanda sebagai kelompok pengkhianat.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

seven + 17 =