Cancel Preloader

Bantul Karantina Lokal Sejumlah Pesantren

 Bantul Karantina Lokal Sejumlah Pesantren

Bantul Karantina

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, menerapkan karantina lokal terhadap sejumlah pondok pesantren. Langkah tersebut diambil guna mengendalikan penularan Covid-19 di lingkungan pendidikan agama yang kini menjadi klaster baru penyebaran virus tersebut.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bantul Helmi Jamharis, Rabu (18/11) mengatakan pihaknya sudah punya kebijakan terkait dengan ponpes (pondok pesantren). Pertama, penerapan lockdown lokal dengan tidak lagi mengundang santri yang sampai saat ini belum datang ke pondok..

Menurut dia, sejumlah ponpes di Bantul di antaranya di wilayah Kecamatan Sewon, Pajangan dan Pandak belakangan ini menjadi salah satu tempat yang terus dimonitoring Gugus Tugas. Menyusul temuan kasus positif para santri dalam satu waktu yang bersamaan.

Selain karantina lokal, Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul ini juga mengatakan pemda mengambil kebijakan menutup silaturahim atau rasa kangen orang tua terhadap anaknya. Untuk sementara orang tua tidak melakukan kunjungan ke pondok pesantren yang menjadi tempat penularan Covid-19 itu.

“Kemudian Gugus Tugas di ponpes melakukan pengetatan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan dan mengurangi mobilitas para santri di lokasi itu,” katanya.

Pemkab juga melakukan kebijakan penundaan kegiatan yang melibatkan para santri maupun pihak ponpes. Yaitu Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Kabupaten Bantul yang sedianya akan digelar pada 24 sampai 26 November 2020. Akan ditunda sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.

“Dengan pertimbangan karena setelah kami melakukan penelusuran, personel-personel yang akan menjadi kafilah STQ itu sebagian besar berasal dari ponpes entah dari manapun, sehingga kami melakukan kehati-hatian dengan melaksanakan penundaan terhadap kegiatan STQ tersebut,” katanya.

“Artinya, kami memandang bahwa perkembangan kasus Covid-19 di Bantul ini harus kita monitor secara lebih cermat lagi,” lanjutnya.

Sementara, berdasarkan data Gugus Tugas, total kasus konfirmasi positif terinfeksi Covid-19 di Bantul hingga Selasa (17/11) sebanyak 1.385 orang, dengan angka kesembuhan 994 orang. Sedangkan kasus meninggal 30 orang, dan pasien positif Covid-19 yang masih menjalani isolasi berjumlah 361 orang.

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

sixteen + eight =