Badan bertato, perlukan dihapus setelah bertaubat ?

 Badan bertato, perlukan dihapus setelah bertaubat ?

HIDAYATUNA.COM – Seseorang bercerita bahwa dirinya adalah seorang Muslim dan sadar bahwa telah banyak melakukan dosa, ia ingin bertaubat dan kembali ke jalan Allah SWT. Namun ia bingung apakah taubatnya diterima dikarenakan badannya yang penuh dengan tato, sangat banyak tato tersebut dan tidak mungkin dapat dihilangkan kecuali dapat menimbulkan kerusakan yang parah di tubuhnya.

Allah SWT berfirman dalam al-Qur’an : Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. az-Zumar [39] : 53). karena itu taubat Ilahi akan selalu terbuka.

Memang, Islam melarang tato bahkan mengutuk perbuatan ini dengan kutukan yang amat besar, apalagi pada masa Nabi Muhammad SAW dimana tato yang “menghiasi” badan orang-orang musrik berupa gambar-gambar yang mengandung lambang mempersekutukan Allah. Sekali lagi, Insyaallah taubat orang tersebut diterima oleh Allah SWT selama ia menyesali perbuatan tersebut dan bertekad untuk tidak mengulanginya lagi, sambil memohon ampunan-Nya.

Selanjutnya, seharusnya tato yang memenuhi badan orang tersebut dihilangkan. Namun, jika upaya menghilangkannya akan dapat mengakibatkan cacat, maka upaya tersebut tidak perlu dilakukan.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

one × one =