Cancel Preloader

Bacalah Doa Nabi Adam ini agar Dikejar-kerja Harta Dunia

 Bacalah Doa Nabi Adam ini agar Dikejar-kerja Harta Dunia
Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM – Kisah Pertaubatan Nabi Adam AS sangat melegenda dan telah dijelaskan Allah SWT di dalam Al-Quran surah Al-Araf ayat 22 :

فَدَلَّىٰهُمَا بِغُرُورٍ ۚ فَلَمَّا ذَاقَا ٱلشَّجَرَةَ بَدَتْ لَهُمَا سَوْءَٰتُهُمَا وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ عَلَيْهِمَا مِن وَرَقِ ٱلْجَنَّةِ ۖ وَنَادَىٰهُمَا رَبُّهُمَآ أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَن تِلْكُمَا ٱلشَّجَرَةِ وَأَقُل لَّكُمَآ إِنَّ ٱلشَّيْطَٰنَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُّبِينٌ

Artinya : Maka syaitan membujuk keduanya (untuk memakan buah itu) dengan tipu daya. Tatkala keduanya telah merasai buah kayu itu, nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya, dan mulailah keduanya menutupinya dengan daun-daun surga. Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka: “Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon kayu itu dan Aku katakan kepadamu: “Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?”

Dalam ayat selanjutnya Nabi Adam AS berdoa dengan doa yang hingga saat ini banyak dipanjatkan oleh umat islam setiap harinya, terutama untuk memperoleh ampunan Allah SWT.

قَالَا رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Keduanya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi”. (Al-Araf : 23)

Namun banyak yang tidak mengetahui, bahwa selain doa diatas ada doa lain dari Nabi Adam AS yang diceritakan oleh Rasulullah SAW dalam hadisnya.

Hadis Doa Nabi Adam

Hadis ini kami kutip dari kitab Husulur Rifqi Bi Usulir Rizqi karya Imam Jalaluddin Abdurrahman As-Suyuti. Dalam kitab tersebut disebutkan :

عَنْ عَائِشَة رَضِيَ اللهُ عَنْهَا عَن النَّبِي صلى الله عليه وسلم قَالَ: لَمَّا أَهْبَطَ اللهُ آًدًمَ إِلَى الأَرْضِ قَامَ إِلَى الكَعْبَة، فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ، فَأَلْهَمَهُ الله هَذَا الدُّعَاء

Dari Sayyidah Aisyah dari Rasulullah SAW “Ketika Allah SWT menurunkan Nabi Adam AS ke bumi maka Nabi Adam berdiri di depan Ka’bah, lalu Nabi Adam melakukan shalat Dua Rakaat dan (setelah shalat) Allah SWT memberikan Ilham kepada Nabi Adam untuk membaca doa ini.”

اللّهُمّ إِنّكَ تَعْلَمُ سِرِّيْ وَعَلَانِيَتِيْ فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِيْ وَتَعْلَمُ حَاجَتِيْ فَأَعْطِنِيْ سُؤَلِيْ وَتَعْلَمُ مَا فِيْ نَفْسِيْ فَاغْفِرْلِيْ ذَنْبِيْ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا يُبَاشِرُ قَلْبِيْ وَيَقِيْنًا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يُصِيْبُنِيْ إِلَّا مَا كَتَبْتَ لِي وَأَرْضِنِيْ بِمَا قَسَّمْتَ لِي

Wahai Dzat Allah, engkau maha mengetahui yang tersembunyi dan tampak dariku, karenanya terimalah penyesalanku. Engkau jug maha tahu tentang kebutuhanku, maka kabulkanlah permintaanku. Engkau tahu apa yang ada dalam hatiku, maka ampunilah dosaku. Ya Allah sungguh aku memohon kepada-Mu iman yang menyentuh kalbuku dan keyakinan yang benar sehingga aku meyakini bahwa tidak akan menimpaku kecuali apa yang telah engkau tetapkan atasku. Ya Allah berikanlah rasa ridho terhadap apa yang Engkau bagi untukku.”

فَأَوْحَى اللهُ إِلَيْهِ: يَاآدًمُ، قَدْ قَبَلْتُ تَوْبَتُكَ، وًغًفًرْتُ لَكَ ذَنْبَكَ، وَلَن يَدْعُونِي أَحَدٌ بِهًذًا الدُّعَاء إِلَّا غَفَرْتُ لَهُ ذَنْبَهُ، وَكَفَّيْتُهُ مِنْ أَمْرِهِ، وَزَجَرْتُ عَنْهُ الشَّيْطَانَ، وَأَقْبَلَتْ إِلَيْهِ الدُّنْيَا رَاغِمًةً وَإِنْ لَمْ يُرِدْهَا

Setelah membaca doa ini Allah SWT menurunkan wahyu kepada Nabi Adam “Wahai Adam aku telah menerima taubatmu dan aku telah mengampuni dosamu dan tidaklah seseorang berdoa dengan doa ini kecuali aku ampuni dosanya dan aku cukupkan urusannya, aku juga akan menolak setan dari menjerumuskannya dan dunia akan terpikat serta tunduk kepadanya walaupun ia tidak menginginkannya.”

Bacaan Doa

اللّهُمّ إِنّكَ تَعْلَمُ سِرِّيْ وَعَلَانِيَتِيْ فَاقْبَلْ مَعْذِرَتِيْ وَتَعْلَمُ حَاجَتِيْ فَأَعْطِنِيْ سُؤَلِيْ وَتَعْلَمُ مَا فِيْ نَفْسِيْ فَاغْفِرْلِيْ ذَنْبِيْ. اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ إِيْمَانًا يُبَاشِرُ قَلْبِيْ وَيَقِيْنًا صَادِقًا حَتَّى أَعْلَمُ أَنَّهُ لَا يُصِيْبُنِيْ إِلَّا مَا كَتَبْتَ لِي وَأَرْضِنِيْ بِمَا قَسَّمْتَ لِي

Allahhumma Innaka Ta’lamus Sirri Wa ‘Alaaniyati Faqbal Ma’dziroti Wa Ta’lamu Hajati Fa A’athini Suali Wa Ta’lamu Ma Fi Nafsi Faghfirli Dzanbi. Allahumma Inni Asaluka Iymanan Yubasyiru Qolbi Wa Yaqinan Shodiqon Khatta A’alama Annahu La Yusibuni illa Ma Katabta Li Wa Ardhiny Bima Qosamta Li

Cara Mengamalkannya

Para ulama menganjurkan kita agar rutin membaca doa ini setiap selesai shalat fardhu minimal 1 kali hingga 3 kali.

Namun jika kita mempunyai suatu keinginan atau hajat yang penting dan mendesak, para ulama menganjurkan agar membaca doa ini dengan bilangan 111 kali atau 313 kali. Akan tetapi, terlebih dahulu laksanakan shalat hajat dua rakaat. Lebih bagus jika menggunakan shalat hajat ijazah Nabi Khidir As yang telah kami uraikan dalam artikel sebelumnya, klik disini.

Terkait waktu pelaksanaannya, para ulama menganjurkan agar shalat hajat tersebut dilaksanakan pada malam hari dan dilakukan istiqomah minimal selama 9 malam berturut-turut, kemudian ditutup dengan membaca doa Nabi Adam diatas.

Wallahu ‘Alam

Redaksi

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

9 + 18 =