Kajian

Ayat-Ayat Untuk Menghilangkan Kesedihan dan Kesusahan


HIDAYATUNA.COM – Apa arti kekayaan yang melimpah bagi seseorang, jika hidupnya senantiasa dirundung perasaan sedih dan kesusahan. Kesedihan dan kesusahan merupakan dua hal yang tak bisa dihindari oleh manusia. Setiap individu pasti pernah merasakan yang namanya kesedihan.

Orang yang dirundung kesedihan, tak akan menemukan kenikmatan dalam hidup. Ia akan sulit berkembang dan menganggap hidup begitu menderita. Orang yang dirundung kesedihan juga akan merasa dirinya tak berdaya guna. Salah satu penyebab mengapa seseorang sering sedih, dikarenakan komunikasi seseorang tersebut dengan hatinyaselalu negatif. Ia juga suka menyalahkan diri sendiri.

Biasanya orang seperti ini adalah orang yang takut gagal. Akhirnya ia tidak berani bersikap. Semakin ia bersikap pasif, maka semakin besar pula ia menyalahkan dirinya sendiri. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallampernah bersabda; “janganlah kalian menghina dirimu sendiri”. Ketahuilah bahwa petaka terbesar suatu umat manusia adalah persepsi buruk terhadap dirinya sendiri.

Manusia adalah sebuah entitas dan makhluk multi dimensional. Salah satu dimensi eksistensialnya adalah dimensi afeksi dan perasaan. Dengan dimensi ini manusia terkadang merasakan kegembiraan dan keceriaan. Terkadang terkejut dan takut.

Sedih dan pilu merupakan sebuah kondisi yang terdapat pada seluruh manusia. Setiap orang merasakan kesedihan dan kepiluan sepanjang hidupnya. Sebagian orang dengan peristiwa sekecil apa pun atau kehilangan sesuatu akan dirundung kesedihan dan kepedihan. Sebagian lainnya mampu menahan kesedihan dan kepedihannya. Sebagian lainnya berada pada tataran untuk memenuhi tujuan-tujuan transendental kemanusiaan.

Untuk itulah, dengan mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala, seseorang akan menemukan kenikmatan yang tiada tara. Kesedihan dan kepiluan yang dirundung seseorang tersebut dengan sendirinya akan sirna. Kaitannya dengan hal ini, al-Qur’an sebagai kalam illahi bisa menjadi penawar bagi hati yang gundah. Ayat-ayat al-Qur’an akan menjadi syifa’un bagi hati yang berduka.

Baca Juga :  Santri sebagai Duta Perdamaian Dunia

Adapun ayat al-Qur’an yang memiliki keutamaan dalam mengobati kesedihan adalah surah al-Fatihah. Ibnu Qoyyim menjelaskan bahwa surah al-Fatihah merupakan fatihatul kitab, ummul qur’an, as-sab’ul matsani, kesembuhan total, obat yang bermanfaat, ruqyah yang paling sempurna, kunci kekayaan dan kemenangan. Selaim itu al-Fatihah juga sebagai penjaga kekuatan, menghilangkan kesedihan, gundah dan ketakutan.

Bagi siapapun yang mengetahui kemuliaansurah al-Fatihah,maka surah ini bisa mendatangkan kesembuhan dari berbagai penyakit, termasuk dalam menghilangkan kesusahan dan kesedihan yang mendalam. Wajar jika kemudian,surah al-Fatihah dijadikan sebagai ruqyah. Selain itu, bacaan shalawat juga bisa menjadi obat mujarab dalam menghilangkan kesedihan.

Untuk mengobati kesedihan dan kesusahan, maka yang perlu dilakukan adalah membaca surah al-Fatihah sebanyak 20 kali setelah mengerjakan shalat lima waktu.

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ [١] اَلْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَلَمِيْنَ [٢] الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ [٣] مَلِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ [٤] اِيَّاكَ نَعْبُدُ وَاِيَّا نَسْتَعِيْنُ [٥] اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ [٦] صِرَطَ الَّذِيْنَ اَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ, غَيْرِالْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّآلِّيْنَ [٧]

“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang (1) Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam (2) Maha Pemurah lagi Maha Penyayang, (3) Yang menguasai hari pembalasan (4) Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan (5) Tunjukilah kami jalan yang lurus, (6) Jalan orang-orang yang telah Engkau anugerahkan nikmat kepada mereka; bukan [jalan] mereka yang dimurkai, dan bukan [pula jalan] mereka yang sesat. (7)” (Qs. Al-Fatihah [1]: 1-7)

Kemudian disambung dengan bacaan shalawat nariyah sebagai penutup, sebanyak 11 kali. Selain bisa menumpas kesedihan dan kesialan hidup, orang yang mengamalkan surah al-Fatihah dan shalawat nariyah ini, akan diluaskan rezekinya oleh Allah Ta’ala dan dimudahkan segala urusannya.

Baca Juga :  Pendapat Mufassir tentang Muslimah Yang Belum Berhijab

Kaitannya dengan bacaan shalawat yang mampu menghilangkan rasa susah, kita dapat melihatnya dalam kitab Khazinatul Asrar. Berdasarkan keterangan di dalam kitab Khazinatul Asrar, menjelaskan bahwa bacaan shalawat kepadaRasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, dapat memecahkan masalah dan menghilangkan kesedihan. Hal ini juga diperkuat dalam kitab an-Nuzhah. Adapun bacaan shalawat nariyah yang dimaksuda dalam pembahasan kali ini adalah sebagai berikut:

اللَّهُمَّ صَلِّ صَلَاةً كَامِلَةً وَسَلِّمْ سَلَامًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدِ نِ الَّذِى تَنْحَلُ بِهِ الْعُقَدُ وَتَنْفَرِجُ بِهِ الْكُرَبُ، وَتُقْضَى بِهِ الْحَوَائِجُ وَتُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ، وَحُسْنُ الْخَوَاتِمٍ وَيُسْتَثْقَى الْغَمَامُ بِوَجْهِهِ الْكَرِيْمِ وَعَلَى أَلِهِ وَصَحْبِهِ فِى كُلِّ لَمْحَةٍ وَنَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ.

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat yang sempurna dan curahkanlah salam kesejahteraan yang penuh kepada junjungan kami Nabi Muhammad, yang dengan sebab Beliau semua kesulitan dapat terpecahkan, semua kesusahan dapat dilenyapkan, semua keperluan dapat terpenuhi, dan semua yang didambakan serta husnul khatimah dapat diraih, dan berkat dirinya yang mulia hujan pun turun, dan semoga terlimpahkan kepada keluarganya serta para sahabatnya, di setiap detik dan hembusan napas sebanyak bilangan semua yang diketahui oleh Engkau.”

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close