Ali Yazid Hamdani

https://hidayatuna.com/

Gejala Radikalisme Kekinian: Cenderung Tidak Peduli dan Rasional

HIDAYATUNA.COM – Fenomena dakwah dewasa ini semakin runyam dan penuh dengan tudingan-tudingan sesat menyesatkan. Cacian, hujatan, bahkan proses kafir-mengkafirkan kerap berseliweran di dunia maya. Bahkan untuk yang paling sadis menjelma dalam aksi terorisme bermula dari pemahaman keislaman yang menganggap berbeda dari paham yang dianut. Mereka menyamaratakan bahwa pemahaman keislaman yang berbeda telah keluar dari jalur […]Read More

Manusia yang Bersifat Langit, Ingatlah! Realitas Tak Seindah Harapan

HIDAYATUNA.COM – Manusia itu asalnya dari tanah, makan dari hasil tanah, berdiri di atas tanah, akan kembali ke tanah, lalu kenapa masih bersifat langit? Pertanyaan reflektif yang begitu menohok itu lahir dari Buya Hamka yang ditujukan pada manusia yang tidak sadar akan keterbatasan dan ketidakberdayaannya. Pertanyaan tersebut sebaiknya kita renungi baik-baik, paling tidak untuk memawas […]Read More

Gemuruh Jalan Menuju Kebenaran dalam Roman Hayy Ibn Yaqzan

HIDAYATUNA.COM – Tak peduli tampang yang pas-pasan, kebutuhan materi yang serba berkecukupan maupun status sosial yang biasa saja. Mau bagaimana pun keadaannya, jika berlandaskan cinta akan tetap terjalin kisah kasih yang memaksa untuk terus bersama. Cinta memang tidak memiliki mata, makanya orang-orang bilang cinta itu buta. Fisik bukan tataran cinta, apalagi materi, cinta bukan untuk […]Read More

Buku dan Etika yang Harus Dijaga dalam Islam

HIDAYATUNA.COM – Berbicara mengenai buku seolah tiada habisnya dan selalu menemukan keasyikannya. Sampai saat ini pun yang katanya zaman digital, buku masih menjadi pilihan utama daripada e-book. Meskipun e-book terbilang lebih ekonomis dan mudah dibawa daripada buku wujud fisik, tetap saja buku menjadi idaman yang tak ada duanya. Selain dapat dihirup aroma khasnya, dapat pula […]Read More

Pangkal Segala Kemaksiaatan dan Ketaatan: Matn al-Hikam, Hikmah ke-35

HIDAYATUNA.COM – Melihat satu demi satu rujukan yang ditemukan, terdapat beberapa perbedaan dalam urutan penulisan hikmah per-hikmah antara matn al-Hikam dengan syarah (penjelasan)-nya, karya magnum opus dari Syaikh Ibn ‘Ataillah as-Sakandary. Karya yang terus dikaji di banyak pesantren. Namun saya tidak menjelaskan panjang lebar mengenai kitab ini, hanya saja ada beberapa untaian menarik untuk kita […]Read More

Terlalu Baik (Juga) Tidak Baik! Ini Dalilnya

HIDAYATUNA.COM – “Menurut kamu, terlalu peduli itu baik nggak, sih?” Begitulah seorang teman bertanya. Singkat, sih, namun sarat akan perenungan-perenungan yang walau tidak nampak begitu filosofis, paling tidak, memberikan kesan yang penting untuk kita ketahui. Apa pun yang “terlalu” sudah pasti tidak baik. Racun saja yang katanya bisa mematikan dapat menjadi obat jika sesuai takaran […]Read More

Rasionalitas Muhammad Abduh

HIDAYATUNA.COM – “Saya Pergi ke negeri Barat melihat Islam tapi tidak melihat muslim, saya pergi ke Negeri Timur melihat muslim tapi tidak melihat Islam.” ذَهَبْتُ إِلَى بِلَادِ الغَرْبِ رَأَيْتُ الِإسلامَ وَلَمْ أَرَى الْمُسْلِمِيْنَ، وَذَهَبْتُ إِلَى بِلَادِ الْعَرَبِ رَأَيْتُ الْمُسْلِمِيْنَ وَلَمْ أَرَى الْإِسلامَ Begitulah adagium kritik andalan atas Islam yang muncul dari sosok pemikir Pembaharu Islam […]Read More

3 Problem Akut Umat Islam: Ilmu, Harta, Tahta

HIDAYATUNA.COM – Pernah mendengar pernyataan “Larangan pemakaian cadar di lingkup Kampus UIN Sunan Kalijaga” dan “musuh terbesar pancasila adalah agama bukan kesukuan”? Kira-kira begitulah sederet narasi kontroversial yang pernah lahir dari sosok Prof Drs KH Yudian Wahyudi, M.A., Ph.D (selanjutnya: Yudian). Beliau sempat membuat publik memanas menuai pro kontra akan hal itu. Jika hanya melihat […]Read More

Lepaskan Bebanmu, Bahagiakan Pikiranmu!

HIDAYATUNA.COM – Pernah tidak, suatu ketika mengharap pada sesuatu dan bahkan ingin segera meraihnya, namun yang tertuai malah kegagalan? Atau terlalu larut memikirkan hingga stres dan depresi yang membuat keadaan semakin rumit? Sudah gagal masih saja dibikin rumit dengan memikirkannya. Betapa banyak nantinya beban pikiran yang berpotensi menjadi penyakit? Ibn ‘Ataillah dalam kitab legendarisnya Syarh […]Read More