Ahmad Sarwat

Pendiri Rumah Fiqih Indonesia

Membincang Sosok Dr. Wahbah Az-Zuhaili

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Beberapa kali saya berkesempatan menemui ulama asal Suriah ini, sosok Dr. Wahbah Az-Zuhaili, salah satu pesan terdalam dari beliau adalah ajakan untuk menulis. Beliau saat itu cerita bahwa atas izin Allah, sudah menulis lebih dari 50 ribu halaman buku. Maka kami yang hadir saat itu diminta untuk juga bisa beribadah dengan cara melahirkan […]Read More

Membincang Fiqih dan Rujukannya

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Semua tahu kalau fiqih itu hasil ijtihad ulama. Dan semua tahu kalau ulama itu ada banyak. Masing-masing punya cara dan metode ijtihad yang istimewa meski tidak selalu sama hasilnya. Maka wajar kalau belajar fiqih itu sebenarnya belajar banyak perbedaan. Perbedaan itu disebabkan beberapa faktor, di antaranya sebagai berikut: 1. Siapa Mujtahidnya Walaupun […]Read More

Tradisi Buka Bersama dan Macet

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Salah satu ancaman acara buka puasa bersama di Jakarta, khususnya pas musim penghujan adalah macet total yang tidak terprediksi. Beberapa teman saya sesama ustadz seringkali mengeluhkan macet yang begitu fatal menjelang jam berbuka. Tiba di tempat acara terlambat, jamaah agak kecewa. Maka antisipasi macet banyak dilakukan. Di awal Ramadhan kemarin, saya sempat […]Read More

Perbanyak Tadarus Al-Qur’an di Bulan Suci Ramadan

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Almarhumah ibu saya mengajarkan di bulan Ramadhan untuk memperbanyak tadarus alias membaca Al-Quran. Syukur-syukur bisa khatam, tapi setidaknya tiap hari membaca Al-Qur’an. Istilahnya memang tadarus, meskipun asal katanya dalam Bahasa Arab artinya bukan membaca tetapi mempelajari. Sebagaimana firman Allah SWT berikut : وَلَٰكِنْ كُونُوا رَبَّانِيِّينَ بِمَا كُنْتُمْ تُعَلِّمُونَ الْكِتَابَ وَبِمَا كُنْتُمْ تَدْرُسُونَ […]Read More

Menyoal Qiyamullail versus Tarawih

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Ada begitu banyak istilah dalam agama yang baru dibakukan setelah lewat masa kenabian. Sebutlah misalnya istilah-istilah yang kita gunakan dalam ilmu nahwu dan ilmu tajwid, hampir semuanya baru dibakukan seratusan tahun kemudian. Para shahabat tidak pernah menggunakna istilah khas dalam ilmu nahwu seperti mubtada’ dan khabar, atau fi’il, fa’il dan maf’ul. Padahal […]Read More

Prioritas Amal bagi Orang Berilmu

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Orang yang sudah sukses mendapatkan ilmu-ilmu keislaman, orang yang berilmu,  adalah orang yang amat sangat beruntung. Sebab tidak semua hamba Allah itu mendapatkan rizqi berupa ilmu. Kebanyakannya rizqi dari Allah SWT itu berupa kebutuhan biologis, yaitu makanan, minuman, uang, harta benda dan kekayaan. Kalau sampai rizki berupa ilmu, maka itulah rizqi yang paling […]Read More

Memaknai Kembali Fi Sabilillah

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Secara harfiyah, ungkapan fi sabilillah artinya adalah di jalan Allah. Di beberapa ayat Al-Quran, istilah ini sering digunakan untuk menyebut jihad atau perang secara fisik. Boleh jadi karena perang secara fisik di masa turunnya Al-Quran memang teknisnya adalah melakukan perjalanan jauh keluar kota. Makanya digunakanlah istilah di jalan Allah. Satu hal penting yang […]Read More

Ramadhan Kita yang Mahal, Sebuah Refleksi

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Setiap menjelang Ramadhan, ada semacam trend unik di tengah umat Islam negeri kita. Trend itu adalah kebutuhan ekstra untuk membiayai ini dan itu terkait semarak Ramadhan. Ada begitu banyak ‘agenda Ramadhan’ yang rupanya butuh biaya ekstra. Hitung punya hitung, ternyata jumlahnya tidak bisa dibilang murah juga. Memang kalau dipikir-pikir, rasanya agak terbalik […]Read More

Membincang Doa, Shalat dan Shalawat

HIDAYATUNA.COM, Yogyakartra – Pada dasarnya kata shalat itu bermakna doa. Namun secara istilah, shalat itu disepakati merupakan ibadah ritual khusus terdiri dari gerakan dan bacaan yang diawali dengan takbir dan diakhir dengan salam. Dalam ilmu sharaf, bentuk jamak dari shalat adalah shalawat (صَلَوَات). Contohnya sebagaimana yang kita baca di dalam ayat berikut: حَافِظُوا عَلَى الصَّلَوَاتِ وَالصَّلَاةِ […]Read More

Fiqih Mawaris dan Persoalan Pisah Harta

HIDAYATUNA.COM, Yogyakarta – Empat semester dapat mata kuliah faraidh membuat saya jadi mikir panjang, bagaimana cara mengamalkan ilmu yang satu ini di tengah masyarakat kita yang sangat awam. Di tengah masyarakat kita yang punya aqidah dasar kepemilikan harta bersama antara suami istri, sudah pasti mustahil dijalankan hukum waris Islam, khususnya surat An-Nisa’ ayat 12. Allah […]Read More