Arab Klarifikasi Haji 2021, Pemerintah Berikan Apresiasi

 Arab Klarifikasi Haji 2021, Pemerintah Berikan Apresiasi

Arab Klarifikasi Haji 2021 (Ilustrasi/Hidayatuna)

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Simpang siur penyelenggaraan ibadah haji tahun 2021 resmi mendapatkan jawaban. Setelah sebelumnnya, Dubes Arab Saudi memberikan klarifikasinya.

Menanggapi hal itu pemerintah Indonesia melalui Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa’adi memberikan apresiasi. Hal itu dilakukan setelah Dubes Arab untuk Indonesia Syekh Essam bin Abed Al-Thaqafi meluruskan sejumlah informasi yang keliru di masyarakat.

Salah satu klarifikasi yang dilakukan Arab adalah terkait belum adanya undangan haji ke Indonesia. Tidak hanya di Indonesia saja, melain juga di negara negara lain.

“Langkah Dubes sangat positif dan patut kita apresiasi. Dubes dalam kewenangannya tentu punya otoritas untuk menjelaskan informasi seputar haji, terutama dari perspektif Saudi,” ujar Zainut Tauhid dalam keterangannya dikutip Kamis (10/6/2021).

Ia menambahkan dengan klarifikasi Dubes setidaknya bisa meluruskan sejumlah kesalahan informasi yang selama ini merebak di tanah air. Terkait soal alasan kebijakan pembatalan keberangkatan jemaah haji tahun ini.

Zainut menjelaskan, langkah yang diambil pemerintah selalu didasarkan pada kajian mendalam terkait pandemi. Termasuk soal pemberangkatan jamaah haji tahun ini, yang dikarenakan belum adanya informasi resmi dari Arab.

“Penjelasan Dubes semakin menjernihkan informasi. Pembatalan ini bukan masalah diplomasi, bukan masalah vaksin, dan lainnya. Ini sangat kita apresiasi,” tegasnya.

Sebelumnya Syekh Essam telah mengunjungi Kantor MUI. Ia menjelaskan pembatalan haji tak terkait dengan persoalan diplomasi.

Hubungan Indonesia dan Saudi selama ini berjalan baik. Essam juga menjelaskan pembatalan keberangkatan tidak ada hubungannya dengan penggunaan merek vaksin tertentu. Menurutnya, hingga saat ini belum ada pengumuman apapun terkait dengan penyelenggaraan haji.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

one × 5 =