Cancel Preloader

Anas Sarwar Terpilih Jadi Pemimpin Muslim Pertama di Partai Inggris

 Anas Sarwar Terpilih Jadi Pemimpin Muslim Pertama di Partai Inggris
Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Seorang Muslim Skotlandia, Anas Sarwar sukses mencatatkan sejarah baru setelah dirinya terpilih sebagai pemimpin partai Buruh Skotlandia. Itu artinya ia menjadi muslim pertama yang memimpin Partai Inggris.

Sarwar memenangkan pemilihan cepat pada Sabtu (27/2) lalu, setelah pemimpin lama Richard Leonard secara mengejutkan melakukan pengunduran diri pada enam minggu lalu.

Sebelum menjadi pemimpin, Sarwar sendiri adalah mantan wakil pemimpin Partai Buruh Skotlandia yang didukung oleh mayoritas anggota parlemen partai. Ia mengalahkan kandidat lain Monica Lennon, seorang yang kurang berpengalaman yang didukung di sisi kiri partai.

Dari laporan The Guardian, Sarwar memenangkan pemilihan dengan mendapatkan suara sebesar 57,6% suara.

“Anda belum memiliki Partai Buruh Skotlandia yang layak Anda dapatkan – dengan meningkatnya ketidakadilan, ketidaksetaraan, dan perpecahan, saya minta maaf kami belum cukup baik,” kata Sarwar dalam pidatonya dilansir dari About Islam, Senin (1/3/2021).

“Saya ingin mengatakan langsung kepada rakyat Skotlandia, saya tahu Partai Buruh memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memenangkan kembali kepercayaan Anda. Karena jika kami benar-benar jujur, Anda belum pernah mengadakan pesta Buruh Skotlandia yang pantas Anda dapatkan,” sambungnya.

Dia menambahkan bahwa pihaknya telah memilih pemimpin dari etnis minoritas pertama dari sebuah partai politik di Inggris.

“Dan saya akan bekerja dengan semua komunitas kami yang beragam di Skotlandia untuk membangun kembali negara yang kami cintai,” jelasnya

Menanggapi hal itu, Sekretaris Kehakiman SNP dan menteri kabinet Muslim pertama Skotlandia, Humza Yousaf menyampaikan ucapan selamat kepada Sarwar atas kemenangannya sebagai pemimpin partai Buruh Skotlandia.

Sebagai informasi, Sarwar adalah seorang politisi kelahiran Glasgow pada tahun 1983. Dia meninggalkan pekerjaannya sebagai dokter gigi pada tahun 2010 untuk terjun ke dunia politik.

Romandhon MK

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

ten + 15 =