Allahumma Shoyyiban Nafi’an dan Rahasia Dibalik Pengucapannya saat Hujan

 Allahumma Shoyyiban Nafi’an dan Rahasia Dibalik Pengucapannya saat Hujan

Hujan (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA. COM, Yogyakarta – Banyak orang yang penasaran dengan arti dan makna di balik doa “Allahumma shoyyiban nafi’an”. Apakah itu termasuk Anda? Jika benar, maka Anda telah membaca artikel yang tepat.

Doa “Allahumma shoyyiban nafi’an” merupakan kalimat yang diucapkan saat turun hujan. Menurut beberapa ulama dan juga berdasarkan hadis, hujan adalah waktu mustajab untuk berdoa.

Keutamaan membaca doa saat turun hujan ini dijelaskan dalam hadis sebagai berikut:

ثِنْتَانِ مَا تُرَدَّانِ الدُّعَاءُ عِنْدَ النِّدَاءِوَ تَحْتَ المَطَرِ

Artinya: “Dua doa yang tidak akan ditolak ialah, doa ketika azan dan doa ketika ketika turunnya hujan.” (HR Al Hakim).

اطْلُبُوا اسْتِجابَةَ الدّعاءِ عِنْدَ التِقاءِ الجُيُوشِ وَإقَامَةِ الصَّلاةِ وَنُزُولِ الغَيْثِ

Artinya: “Burulah manjurnya doa ketika perang berkecamuk, iqamah salat, dan turunnya hujan.”

Hujan menjadi pertanda bahwa rahmat-Nya telah turun ke bumi. Rasulullah Saw pun berbahagia ketika turun hujan, ia mencontohkan umatnya untuk bertabbaruk ketika hujan.

Diolah dari berbagai sumber, dikisahkan bahwa suatu ketika Rasulullah Saw pernah kehujanan. Beliau lalu menyingkapkan bajunya hingga terguyur hujan.

Kemudian para sahabat mengatakan, “Ya Rasulullah mengapa engkau melakukan demikian? Kemudian Rasulullah Saw bersabda: “Sebab ia baru saja diciptakan Allah SWT.” (HR. Muslim)

Imam Nawawi menjelaskan bahwa, hadis tersebut mengandung keutamaan hujan itu rahmat yang baru saja diciptakan oleh Allah SWT. Oleh karena itu, Nabi Muhammad Saw bertabbaruk atau mengambil berkah dari hujan tersebut.

Berikut ini bacaan doa saat turun hujan dalam bahasa Arab, latin dan artinya:

اَللَّهُمَّ صَيِّبًا هَنِيًّا وَسَيِّبًا نَافِعًا

Allâhumma shayyiban haniyyâ wa sayyiban nâfi‘â.

Artinya: “Wahai Tuhanku, jadikan ini hujan terpuji kesudahannya dan menjadi aliran air yang bermanfaat.”

Nabi Muhammad Saw dalam HR. Bukhari, Ahmad dan Nasa’i, ketika melihat turunnya hujan, beliau mengucapkan: ”Allahumma shoyyiban nafi’an”. Bagaimana dengan Anda, apakah sudah mengamalkannya atau belum?

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *