Alasan Gus Baha Selalu Bawa Kitab Saat Pengajian

 Alasan Gus Baha Selalu Bawa Kitab Saat Pengajian

Ilustrasi/Hidayatuna

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Ulama kharismatik asal Rembang Jawa Tengah, KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau akrab dikenal Gus Baha memberikan penjelasan kepada para jemaahnya mengenai alasan mengapa dia selalu membawa kitab saat pengajian.

Hal disampaikan Gus Baha saat mengisi sebuah pengajian dengan tema Keistimewaan Mukjizat alquran sebagaimana video yang diunggah akun Youtube, Kalam – Kajian Islam dikutip Ahad, 6 Desember 2020.

“Saya diminta panitia ngaji tentang keistimewan mukjizat alquran. Agar bisa akurat, makanya saya bawa contekan (teks/kitab). Jadi biar otoritatif,” kata Gus Baha.

Gus Baha menjelaskan alasan ia membawa kitab, tak lain karena agar ilmiah dan bisa dipertanggungjawabkan.

“Karena dalam pendapat ulama, kalau seorang mubalig atau seorang ulama atau siapa saja, kok berbicara (ceramah) tanpa (membaca) teks itu dia tersangka sebagai musyarrik,” ungkapnya.

Ia menjelaskan yang dimaksud dengan musyarrik itu ia menandingi syariatnya Rasulullah Saw dengan pikiran-pikirannya dan jargon-jargonnya di muballig itu sendiri.

“Jadi itu masalah besar dalam tradisi ulama. Karena pikirannya tidak musyalsyal atau tidak ada silsilahnya dengan Rasulullah Sallahu Alaihi Wasallam,” jelasnya.

“Makanya saya meskipun banyak orang percaya, ngaji dimana-mana itu bawa kitab,” kata Gus Baha.

Menurut Gus Baha ada dua alasan, pertama, “Ya tadi niat ngerpek (sebagai contekan),” ujarnya disambut tawa jemaah ngajinya.

Selanjutnhya yang kedua, biar penjelasan yang disampaikan dalam ngaji tidak ngawur dan bisa akurat serta otoritatif dalam menyampaikan ilmu.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

15 + fifteen =