Kabar Daerah

Al-Siraj Al-Munir, Ini Kitab Warisan Ulama Sunda


HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Nusantara memiliki kekayaan melimpah terkait warisan intelektual ulama sejak ratusan tahun silam. Salah satu khazanah warisan intelektual tersebut adalah kitab al-Siraj al-Munir fî Maslak al-I’tiqâd karya ulama Sunda, KH. Utsman Dhomiri.

Pakar filologi Islam dan juga dosen magister UNUSIA Jakarta, Ahmad Ginanjar Sya’ban menjelaskan sosok KH Utsman Dhomiri (1870–1955 M) adalah seorang ulama besar Tatar Sunda sekaligus pahlawan pejuang kemerdekaan RI dari Cimahi, Jawa Barat.

“Kitab al-Siraj al-Munir ditulis dalam bahasa Arab dan berisi tentang ajaran dasar-dasar keyakinan agama Islam sekaligus ajaran moral tasawuf yang luhur dan tuntunan penata hati agar seseorang menjadi manusia yang paripurna,” ungkat Ginanjar Sya’ban melalui unggahan di akun Facebooknya, Selasa (11/8/2020).

Ia menyebut, pada halaman sampul kitab, tertulis keterangan bahwa “Kitab al-Siraj al-Munir fî Maslak al-I’tiqâd, dihimpun oleh seorang yang fakir kepada Allah Ta’ala Utsman Dhomiri, yang tinggal di distrik Cimahi Bandung, semoga Allah berkenan mengampuninya, Amin.”

Ginanjar menambahkan, dalam kolofon, diinformasikan jika kitab ini selesai ditulis pada hari Rabu 5 Dzulhijjah tahun 1344 Hijri (bertepatan dengan 16 Juni 1926 Masehi).

Naskah kitab kemudian dicetak oleh percetakan “al-Mathba’ah al-Qârûtiyyah” di Garut tiga tahun kemudian, yaitu 1347 Hijri (1929 Masehi) dalam format cetak huruf baris (thaba’ ahruf/typography). Jumlah keseluruhan halaman kitab “al-Siraj al-Munir” karya KH. Utsman Dhomiri versi cetakan ini sebanyak 49 (empat puluh sembilan) halaman.

“Tertulis terkait nama percetakan ini, ‘Dicetak di al-Mathba’ah al-Qârûtiyyah [milik] Haji Muhammad Suyuthi pada tahun 1347’,” jelasnya.

“Saya sendiri mendapatkan informasi keberadaan ini dari sahabat saya yang budiman, Ajengan Ahmad Muhibbuddin Abdul Mu’ty dari pesantren Nurul Fata Cikondang (Sukabumi) dan juga Ajengan Zaki Umar Zaki Umar dari Sukaraja (Bogor),” ujar Ginanjar.

Baca Juga :  Bupati Lebak: Bangun Peradaban Bangsa dengan Nilai Luhur al-Quran

Dalam kata pengantarnya, KH. Utsman Dhomiri mengatakan bahwa beberapa kolega telah meminta dirinya untuk menuliskan sebuah kitab yang sekiranya dapat menjadi pedoman bagi mereka untuk dapat mengukuhkan keyakinan mereka dan menguatkan kecintaan mereka dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala.

“KH. Utsman Dhomiri menulis, (Ammâ ba’du. Maka berkata seorang yang fakir yang mengharap pengampunan Allah Sang Maha Pengampun, yaitu Utsman Dhomiri. Telah meminta kepadaku sebahagian saudara, yaitu mereka yang memiliki keinginan kuat dan kecintaan untuk senantiasa taat kepada Allah Ta’ala dengan tulus ikhlasnya niat, agar aku menuliskan penjelasan tentang ajaran yang mencakup ajaran agama yang lurus, sehingga mendapatkan keteguhan dan tidak tergelincir pada ajaran yang sesat dan menyimpang),” ungkap Ginanjar.

Pada halaman terakhir, KH. Utsman Dhomiri menyampaikan nasehat pentingnya menjaga tiga hal sepanjang hidup manusia, yaitu shalat jum’at, shalat berjama’ah dan mencari ilmu. KH. Utsman Dhomiri juga menasehati agar senantiasa menjauhi tiga hal, yaitu permusuhan, khianat dan iri dengki.

Dalam kitab “al-Siraj al-Munir”, nasehat-nasehat yang ditulis oleh KH. Utsman Dhomiri banyak berkaitan dengan ajaran tasawuf. Hal ini tidaklah mengherankan, karena sosok beliau memang tercatat sebagai mursyid dan salah satu tokoh utama Tarekat Tijaniyah di Jawa Barat.

KH. Utsman Dhomiri berbaiat Tarekat Tijaniyah kepada Syaikh ‘Alî b. ‘Abdillâh al-Thayyib al-Azharî al-Madanî (w. 1940 M), seorang ulama besar Madinah yang juga pejabat dewan fatwa madzhab Syafi’i di kota suci itu yang pernah menetap lama di Tatar Sunda pada paruh pertama abad ke-20 M.

“Percetakan “al-Mathba’ah al-Qârûtiyyah” yang mencetak kitab “al-Siraj al-Munir” karya KH. Utsman Dhomiri sendiri merupakan sebuah percetakan milik Haji Muhammad Suyuthi yang berbasis di Garut,” jelasnya.

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close