Abdul Mu’ti Sayangkan Pernyataan Hendropriyono Soal Palestina

 Abdul Mu’ti Sayangkan Pernyataan Hendropriyono Soal Palestina

Ilustrasi/Hidayatuna

Digiqole ad

HIDAYATUNA.COM, Jakarta – Pernyataan mantan Kepala Badan Intelijen Negara BIN Jenderal (Purn) AM Hendropriyono terkait konflik Israel-Palestina buka urusan Indonesia mendapat sorotan dari Abdul Mu’ti. Sekretaris Umum PP Muhammadiyah itu mengaku menyayangkan pernyataan Guru Besar Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN) tersebut.

“Saya menyayangkan pernyataan Pak Hendropriyono,” ungkap Abdul Mu’ti dalam Twitt-nya di akun pribadinya @Abe_Mukti dilansir, Jumat (21/5/2021).

Abdul Mu’ti berpandang bahwa pernyataan Hendropriyono dianggap tidak mencerminkan diri sebagai seorang negarawan sejati. Sebaliknya apa yang dipaparkan Hendro justru bertentangan dengan pembukaan UUD 1945.

“Pernyataan beliau tidak mencerminkan sikap seorang negarawan. Pembukaan UUD 1945 jelas sekali menunjukkan komitmen Indonesia dalam menentang segala bentuk penjajahan dan agresi serta peran serta aktif dlm menciptakan perdamaian dunia,” jelasnya.

Sebelumnya, Hendropriyono menyatakan masalah Palestina dan Israel bukan urusan Indonesia, melainkan urusan mereka sendiri, Bangsa Arab dan Yahudi. “Urusan Indonesia adalah nasib kita dan hari depan anak cucu kita,” kata Hendropriyono di Jakarta, Selasa (18/5/2021).

Hal tersebut disampaikan AM Hendropriyono terkait dengan maraknya pro-kontra dukung-mendukung perang Israel-Palestina. Ia menyampaikan keprihatinannya kepada teman-temannya sesama anggota Kerukunan Keluarga (KEKAL) Akmil 1967.

“Untuk nasib bangsa kita, saya mohon KEKAL Akmil 1967 tidak diam saja, tapi mikir, ngomong dan berbuat sebisanya. Negara kita sedang diserang oleh pemikiran ideologi khilafah,” kata Hendropriyono.

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

ten − two =