3 Top Model yang Mendunia Dengan Jilbabnya

 3 Top Model yang Mendunia Dengan Jilbabnya

3 Top Model yang Mendunia Dengan Jilbabnya

HIDAYATUNA.COM – Dunia fashion mengalami perkembangan pesat masa demi masa. Dewasa ini pergeseran demi pergeseran dalam dunia fashion juga semakin terlihat termasuk di dalam hal pemilihan model baik untuk panggung runway maupun ditampilkan dalam iklan promosi.

Dulu, pemilihan model sangat selektif bahkan terkesan diskriminatif kala peragaan busana maupun iklan hanya menampilkan para model yang berkulit putih, tubuh ceking dan tinggi ideal.

Namun kini tampaknya industry fashion telah membuka peluang yang setara, terlepas dari ras, bangsa, gender, warna kulit, dan agama bahkan beberapa desainer juga mendedikasikan rancangan mereka untuk dipakai kalangan disabilitas dan tuna grahita.

Beberapa model dari kalangan Muslim juga banyak mengisi dunia fashion dan berhasil dikenal masyarakat internasional meski tetap mengenakan atributnya sebagai wanita Muslim dengan berhijab. Beberapa brand dan rumah mode papan atas bahkan tahun-tahun belakangan ini kerap mengikutsertakan seri busana berhijab dalam seri yang dikeluarkan. Brand sport Nike misalnnya, yang merilis Pro Hijab pada 2017 silam diperuntukan perempuan berhijab yang gemar berolah raga.

Berikut ini adalah tiga model berhijab yang berhasil menjadi model internasional dengan hijabnya.

Halima Aden

Halima Aden mungkin menjadi nama yang sangat popular di kalangan perempuan muslim setelah kemunculannya sebagai sosok model berhijab pertama yang tampil di pergelaran busana memeragakan rancangan rumah mode papan atas seperti Max Mara, Alberta Ferreti dan Philipp Plein.

Ia kini mendapatkan label’supermodel’. Setelah semakin dikenal karena wajahnya kerap terpampang di majalah ternama seperti Vogue, Allure, Glamour dan masih banyak lagi. Halima juga didapuk menjadi salah satu ambassador organisasi PBB, UNICEF.

Nama Halima mulanya menjadi sorotan saat ia mengikuti kontes kecantikan dalam ajang Miss Minnesota. Nama Halima Aden dianggap masyarakat tidak seperti nama masyarakat Amerika Serikat pada umumnya apa lagi dirinya mengikuti ajang tersebut dengan mengenakan jilbab ketika kontestan lainnya cenderung mengenakan busana terbuka.

Halima memang berasal dari Somalia, dikarenakan konflik perang saudara di negara itu pada 1991 ia dan keluarganya mengungsi ke Kenya hingga akhirny pindah ke Amerika dan memulai karirnya sebagai model di negara tersebut.

Mariah Idrissi

Mariah Idrissi adalah seorang model dan juga influencer asal Inggris. Wanita berdarah Maroko-Pakistan itu mulai dikenal dalam dunia model ketika dirinya menjadi bintang dalam promosi H&M Sustainable Fahion ‘Close the Loop’ pada tahun 2015. Mulanya Mariah dikenalkan dengan Coralie Rose dan masuk ke dalam agensi modelnya.

Berkat penampilannya di kampanye H&M, Mariah pun sukses dimuat dalam berbagai majalah ternama dunia, seperti Teen Vogue, Elle, dan Marie Claire. Sejak saat itulah, Mariah mulai mantap mengembangkan kariernya menjadi model dan melakukan kontrak dengan agensi model Insanity Group Management di 2017 lalu.

Kadija Diawara

Kadija Diawara adalah seorang model Muslimah asal New York. Perempuan keturunan Mesir-Malia ini adalah seorang model yang memulai debutnya lewat New York Fashion Week.

Pada kesempatan debutnya Kadija mengenakan busana rancangan Chromat and Maki Oh. Selain cantik, Kadija juga diketahui berprestasi dalam akademiknya, ia berhasil menyelesaikan studinya dijurusan Neuroscience.

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1 × three =