3 Pelajaran Penting untuk Umat Muslim dan Kristiani

 3 Pelajaran Penting untuk Umat Muslim dan Kristiani

Muslim dan Kristiani

HIDAYATUNA.COM – Umat Muslim dan Kristiani kerap kali dibenturkan dengan berbagai hal. Mulai dari perbedaan keyakinan itu sendiri hingga hal-hal mendasar lainnya sampai yang bersifat ikhtilaf atau khilafiah.

Padahal umat Muslim dan Kristiani sendiri sebenarnya sama-sama menyembah Tuhan yang sama, yakni Allah SWT. Hal ini disebutkan dalam firman Allah SWT. yang mengandur 3 pelajaran penting untuk umat Muslim dan Kristiani.

Allah SWT berfirman:

قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ تَعَالَوْا إِلَىٰ كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ أَلَّا نَعْبُدَ إِلَّا اللَّهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهِ شَيْئًا وَلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا أَرْبَابًا مِنْ دُونِ اللَّهِ ۚ

“Katakanlah: “Hai Ahli Kitab, marilah (berpegang) kepada suatu kalimat (ketetapan) yang tidak ada perselisihan antara kami dan kamu, bahwa tidak kita sembah kecuali Allah dan tidak kita persekutukan Dia dengan sesuatupun dan tidak (pula) sebagian kita menjadikan sebagian yang lain sebagai tuhan selain Allah”. (QS Ali Imran: 64)

Untuk meredam perselisihan, dialog antara cendikiawan dan ulama Muslim dan Kristen merupakan jalan tengah yang patut diapresiasi. Terutama saat hal itu menyebabkan kedua agama mengambil posisi yang sama, sehubungan dengan masalah manusia yang paling vital sekarang ini.

Penentangan dan Penyebaran Spiritualitas

Tidak diragukan lagi, salah satu masalah yang harus ditangani adalah penentangan terhadap kehadiran dan penyebaran spiritualitas dalam kehidupan manusia.

Penentangan ini adalah tanggapan yang terburu-buru dan membingungkan dari kekuatan politik dan ekonomi dunia. Sasaran utama kekuatan arogan adalah Islam, inilah yang kemudian menimbulkan Islamophobia di dunia Barat.

Mereka berusaha untuk menumbangkan agama ini. Ini adalah sesuatu yang harus diingat setiap orang. Tidak ada perbedaan bagi mereka antara Syiah dan Sunni. Mereka merasa terancam oleh bangsa atau komunitas atau individu mana pun yang memeluk Islam dengan teguh.

Kekuatan arogan menyindir hal yang sebaliknya dalam propaganda negatif mereka. Dengan menggunakan sarana artistik dan politik dan melalui medianya mereka menyindir bahwa Islam memusuhi bangsa lain dan agama lain. Ini tidak benar. Islam tidak bertentangan dengan agama lain.

Ketika Islam mendominasi wilayah non-Muslim, penganut agama lain berterima kasih kepada Muslim atas belas kasihan Islam. Mereka mengatakan kepada penguasa Muslim bahwa mereka memperlakukan mereka dengan lebih baik daripada mereka yang memerintah mereka sebelum Muslim. Ketika Muslim menaklukkan Suriah, mereka menunjukkan kebaikan terhadap penduduk Yahudi dan Kristen di wilayah tersebut.

Islam adalah agama kebaikan dan agama belas kasihan. Itu adalah berkah bagi seluruh umat manusia. Islam mengatakan kepada Kristen bahwa:

كَلِمَةٍ سَوَاءٍ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ

“..mencapai kesepakatan yang adil antara kami dan kalian..” (QS Ali Imran: 64).

Redaksi

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published.

thirteen + 17 =