2 Warga Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel

 2 Warga Palestina Tewas Ditembak Pasukan Israel

Menlu Afrika Selatan: Serangan di Rafah adalah Bukti Lain Genosida Israel atas Palestina (Ilustrasi/Hidayatuna)

HIDAYATUNA.COM, Palestina – Dua orang Palestina tewas akibat tembakan Israel di Tepi Barat (West Bank) yang diduduki pada hari Sabtu, menurut otoritas Palestina.

Seorang warga Palestina berusia 17 tahun ditembak mati oleh pasukan Israel di pos pemeriksaan militer Qalandia, lapor kantor berita negara Wafa.

Dalam sebuah pernyataan, Kantor Kegubernuran Yerusalem mengidentifikasi warga Palestina yang terbunuh itu sebagai Ishaq Ajlouni dari kota Kafr Aqab, utara Yerusalem.

Sementara itu, Brigade Syuhada Al-Aqsa mengatakan bahwa para pejuangnya telah terlibat dalam bentrokan dengan pasukan Israel di pos pemeriksaan.

Polisi Israel mengkonfirmasi bahwa seorang personel keamanan Israel terluka dalam serangan itu. Dikatakan penyerang telah dinetralkan.

Sementara itu, seorang pria Palestina meninggal karena luka yang dideritanya dari tembakan Israel di kota Nablus, Tepi Barat, Jumat, kata Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan.

Sebuah pernyataan kementerian mengatakan pria berusia 39 tahun itu terluka parah dalam serangan militer Israel di kamp pengungsi Askar di Nablus dan meninggal karena luka-lukanya pada hari Sabtu.

Pada hari Rabu, 21 Juni, tentara Israel membunuh tiga warga Palestina, yang diidentifikasi sebagai Soheib Adnan Al-Ghoul, 27, Mohammad Bashar Oweis, 28, dan Ashraf Morad Sa’adi, 17.

Pada Rabu subuh, seorang anak Palestina yang menderita luka serius setelah tentara Israel menembaknya selama serangan militer di Jenin Senin meninggal karena luka-lukanya.

Sumber medis di rumah sakit pemerintah Jenin mengatakan tentara menembak anak itu, Sadeel Ghassan Turkman, 15, dari kamp pengungsi Jenin, dengan peluru tajam di kepala dan tetap dalam kondisi kritis sampai dia meninggal akibat lukanya.

Pada Selasa malam, Kementerian Kesehatan Palestina mengkonfirmasi kematian Nasser Saleh Mohammad Sinan, 55, yang ditembak oleh tentara Israel sebulan sebelumnya di Jenin.

Pada Selasa dini hari, Kementerian Kesehatan Palestina mengonfirmasi kematian Amjad Aref Al-Ja’as, 48, yang ditembak dan terluka parah oleh tembakan tentara Israel pada Senin selama invasi besar-besaran Israel ke Jenin, di mana tentara membunuh lima warga Palestina, dan melukai lebih dari 100, beberapa serius.

Pada Senin malam, tentara Israel membunuh seorang pemuda Palestina dan melukai dua lainnya setelah tentara menyerbu desa Husan, sebelah barat Bethlehem, di Tepi Barat yang diduduki.

Ketegangan telah memuncak di Tepi Barat yang diduduki dalam beberapa bulan terakhir di tengah serangan berulang Israel ke kota-kota Palestina.

Hampir 180 warga Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel sejak awal tahun ini, menurut Kementerian Kesehatan. Setidaknya 25 orang Israel juga tewas dalam serangan terpisah selama periode yang sama. []

Romandhon MK

Peminat Sejarah Pengelola @podcasttanyasejarah

Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *