Wawasan Islam

12 Amalan Terbaik di Hari Asyura dari Syekh Nawawi Al-Bantani

HIDAYATUNA.COM – Sebagai hari yang sangat istimewa para ulama menganjurkan kita untuk melaksanakan berbagai ibadah di hari asyura, diantaranya Syekh Nawawi Al Bantani

Beliau menyebutkan dalam karyanya Nihayatuz Zain tentang 12 Amalan Terbaik di Hari Asyura :

وَنُقِلَ عَنْ بَعْضِ اْلأَفَاضِلِ أَنَّ اْلأَعْماَلَ فِىْ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ اِثْناَ عَشَرَ عَمَلًا اَلصَّلاَةُ وَالْاَوْلَى أَنْ تَكُوْنَ صَلَاةَ التَّسْبِيْحِ وَالصَّوْمُ وَالصَّدَقَةُ وَالتَّوْسِعَةُ عَلَى الْعِيَالِ وَاْلِاغْتِسَالُ وَزِيَارَةُالْعَالِمِ اَلصَّالِحِ وَعِيَادَةُ الْمَرِيْضِ وَمَسْحُ رَأْسِ الْيَتِيْمِ وَاْلِإكْتِحَالُ وَتَقْلِيْمُ الْاَظْفَار ِوَقِرَاءَةُ سُوْرَةِ اْلِإخْلاَصِ أَلْفَ مَرَّةٍ وَصِلَةُا لرَّحْمِ وَقَدْ وَرَدَتْ اَلْأَحَادِيْثُ فِىْ الصَّوْمِ وَالتَّوْسِعَةِ عَلَى الْعِيَالِ وَأَمَّا غَيْرُهُمَا فَلَمْ يَرِدْ فِىْ اْلأَحَادِيْثِ – نهايةالزين

“Dikutip dari sebagian ulama yang mulia bahwa amal-amal (saleh) di hari ‘Asyura ada 12, yakni shalat, yang lebih utama adalah shalat Tasbih, puasa, sedekah, melapangkan belanja keluarga, mandi, ziarah orang alim yang saleh, menjenguk orang sakit, mengusap kepala anak yatim, bercelak, memotong kuku, membaca surat Al Ikhlash 1000 kali, dan silaturrahim. Akan tetapi yang dijelaskan dari jalur hadis sahih hanya puasa dan melapangkan belanja keluarga. Sedangkan yang lainnya tidak disebut dalam hadis sahih ”.

Keterangan

(1) Menjalankan Shalat Sunah Tasbih pada Malam 10 Muharram. Shalat sunah terdiri dari 4 rakaat yang mana dalam rakaat tersebut total kita dianjurkan untuk membaca 300 kali tasbih. (selengkapnya baca di artikel kami yang lain).

(2) Melaksanakan puasa asyura, yang dalam shahih muslim fadilah puasa ini dapat menghapuskan dosa-dosa kecil pada 1 tahun yang lalu dan 1 tahun yang akan datang.

(3) Bersedekah terutama kepada orang yang tidak mampu, karena pahalanya seolah-olah ia bersedekah selama 1 tahun penuh kepada siapapun orang yang meminta.

(4) Memberikan rezeki yang lebih kepada keluarga. dapat berupa uang belanja yang lebih banyak kepada istri atau orang tua karena fadilahnya akan diluaskan rezekinya oleh Allah SWT sepanjang tahun. (baca selengkapnya disini)

Baca Juga :  Hakikat Dakwah dalam Filosofi Wayang

(5) Mandi dan bersuci di hari ‘Asyura’ karena keutamaanya adalah dibebaskan dari penyakit selama 1 tahun, kecuali penyakit yang menghantarkan kepada kematiannya.

(6) Berziarah/sowan kepada orang alim/ulama/kiai/ustadz.

(7) Menjenguk orang yang sakit, karena fadilahnya sangat luar biasa, seolah-olah ia telah menjenguk seluruh orang yang sakit.

(8) Mengusap kepala anak yatim dan berbuat baik atau bersedekah kepada mereka. Jika hal ini dilakukan pada hari asyura maka ia seolah-olah ia telah berbuat baik kepada seluruh anak yatim di dunia.

(9) Memakai celak mata. Alangkah baiknya jika sebelum memakai celak terlebih dahulu membaca doa berikut ini :

اَللَّهُمَّ نَوِّرْ بَصَرِيْ وَبَصِيْرَتِيْ وَاجْعَلْ سَرِيْرَتِيْ خَيْرًا مِنْ عَلَانِيَتِيْ وَاجْعَلْ عَلَانِيَتِيْ صَالِحَةً

“Wahai Tuhanku, cahayakanlah mata dan hatiku. Jadikanlah batinku lebih baik daripada lahirku. Jadikanlah lahiriahku patut pada (syara‘) agama.”

(10) Memotong kuku.

(11) Membaca surat al-Ikhlas 1000 kali.

قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ اَللّٰهُ الصَّمَدُۚ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُوْلَدْۙ وَلَمْ يَكُنْ لَّهٗ كُفُوًا اَحَدٌ

(12) Bersilaturahim kepada sanak saudara atau kawan. Disaat pandemi seperti ini banyak sarana media sosial yang dapat kita gunakan untuk bersilaturrahim secara online

Tags

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close